Mengatasi Imposter Syndrome: Berhenti Merasa Seperti Penipu atas Kesuksesanmu
Pernahkah Anda merasa pencapaian yang diraih hanyalah kebetulan semata? Atau merasa takut suatu saat orang lain akan 'mengetahui' bahwa Anda sebenarnya tidak sekompeten kelihatannya? Jika ya, Anda mungkin sedang mengalami Imposter Syndrome atau Sindrom Penipu. Sindrom ini sangat umum dialami oleh mahasiswa berprestasi maupun pekerja profesional muda (first-jobber). Anda merasa tidak pantas menerima pujian, beasiswa, atau promosi jabatan, padahal Anda telah bekerja keras dan berdarah-darah untuk itu. Perasaan ini sering kali muncul akibat kebiasaan membandingkan "di balik layar" kehidupan kita yang penuh perjuangan, dengan "cuplikan terbaik" (highlight reel) kehidupan orang lain di media sosial. Bagaimana cara mengatasinya? Pertama, sadari dan akui perasaan tersebut. Menulis jurnal dapat membantu memisahkan pikiran negatif yang tidak berdasar dengan fakta sebenarnya. Kedua, buatlah 'kotak kebanggaan'. Simpan screenshot pujian, sertifikat, atau nilai bagus untuk mengingatkan diri sendiri saat keraguan itu datang. Ketiga, bicarakan dengan mentor atau teman terdekat. Anda akan terkejut menyadari betapa banyaknya orang sukses dan cerdas yang juga merasakan ketidakamanan yang sama. Ingat, Anda berada di posisi Anda sekarang karena Anda memang layak mendapatkannya!